Visimu Menentukan Calon Jodohmu

Dari banyaknya bintang di angkasa, ada satu yang paling terang. Itulah visi-ON. Dari sekian banyak daftar keinginan dan impian kita, ada yang paling ingin diwujudkan. Itulah visi-ON. Demikian papar Jamil Azzaini di bukunya yang berjudul ON.

Lantas mari kita jujur, sudahkah kita yang masih jomblo memiliki visi hidup?

Mungkin ada sebagian dari kamu yang membantah. Kenapa harus repot-repot punya visi sih? Kan kita bukan mau jadi calon pimpinan yang lagi kampanye.

Baiklah, biar kami jelaskan sebentar. Visi itu bukan hanya milik calon presiden, bupati, walikota dan pimpinan penting lainnya. Bukan jua milik lembaga-lembaga tertentu. Justru visi dimulai dari elemen terkecil, siapa lagi kalau bukan diri kita sendiri. Alangkah naif, kita yang mau jadi pemimpin tapi tak punya visi hidup sendiri. Bila visi hidup saja tak punya, apalah lagi visi dalam berumah tangga nanti.
Ingat, hidup kita bersama pacar halal nanti itu bukan satu sampai dua hari. Tapi yang kita harapkan berlangsung seumur hidup dengan dia sampai akhir menutup mata.  Tidak terbayang, bila menikah kelak tak punya visi maka mau dibawa kemana bahtera rumah tangga itu?

Sedangkan hidup ini sebentar, maka dengan visi, kita akan lebih fokus pada mencapai visi yang ingin dicapai. Telinga kita akan lebih peka mendengarkan apapun yang bisa memberdayakan visi kita menyala. Tenaga yang kita optimalkan hanya untuk tercapai impian besar itu. Maka percayalah otot-otot kita akan merasa terpanggil untuk bergerak memperjuangkan visi tersebut, bila kita sudah menemukannya.

Bayangkan saja dengan waktu sehari 24 jam, bila kita punya visi, kita akan bijak mengatur prioritas waktu. Mana yang tak sesuai dengan visi kita, ya berani kita tolak. Demi tidak membuang waktu percuma jadi sia-sia.  Visi bisa mendidik kita menjadi jomblo tekun yang disiplin.

Nah, terus apa hubungan visi dengan calon jodoh kita?
Tenang, pastinya ada. Kita kan sering kali terjebak bahwa cinta itu berawal dari pandangan pertama. Pandangan yang dimaksud kebanyakan orang hanya sebatas fisik. Dunia luar orang lain yang menipu. Maka dengan kita memiliki visi, calon jodoh kita akan tau cara pandang kita ke depan. Dia akan jatuh cinta semenjak membaca dan tahu pandangan yang mau kita raih dan capai. Menurut saya, cara terindah membuat diananti memilih kita ialah saat ia sepakat dengan cara pandang yang kita buat di dalam visi hidup. Ini jauh lebih romantis ketimbang jatuh cinta pada pandangan pertama yang sesaat nikmatnya. Ini akan memudahkan kita saat proses ta’arruf nanti berlangsung.

Maka dengan visi hidup itulah akan jadi patokan, fondasi dan akar kuat buat menumbuhkan pohon asmara berdua.  Atas dasar itulah, kamu akan merayakan pencapaian-pencapaian ajaib bersamanya. Jadi wahai jomblo beriman, segeralah temukan dan buat visi hidupmu. Segera!

Sumber foto: www.christianitytoday.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.